Senin, 02 Februari 2026

KEPEMIMPINAN DAN AMANAH.

KEPEMIMPINAN DAN AMANAH.
Muliyas Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang

Oleh: Muliyas Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang

Kekuasaan bukan panggung kehormatan, melainkan ujian yang menguji nurani. Setiap pemimpin memegang bara amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya oleh rakyat, tetapi juga oleh Tuhan.
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya,” sabda Rasulullah ?.
Maka, kekuasaan sejatinya bukan keistimewaan, tapi beban suci yang menuntut kebersihan hati.

Keadilan: Tiang Negeri yang Kian Runtuh

Keadilan bukan sekadar kata indah dalam pidato politik. Ia adalah tiang penyangga negeri. Bila keadilan roboh, maka negara akan pincang.
“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan,” (QS. An-Nisa: 135).
Pemimpin yang adil bukan hanya menegakkan hukum, tapi menjaga nurani agar keputusan tak terjerat kepentingan pribadi.
Keadilan adalah wujud kasih sayang kepada rakyat. Ia tak berpihak pada yang kuat, melainkan menegakkan yang benar.

Integritas: Harga Diri yang Tak Tergantikan

Integritas bukan perhiasan jabatan, tetapi napas dari sebuah kepemimpinan sejati.
Emas bisa dibeli, tapi kepercayaan tidak. Sekali pemimpin menggadaikan integritas, maka rusaklah harga dirinya di mata rakyat dan hilanglah keberkahan dari kekuasaannya.
Kekuasaan tanpa integritas hanyalah kemegahan semu yang menunggu kehancuran.

Kerendahan Hati: Kemuliaan yang Terlupakan

Setinggi apa pun jabatan, tanah tempat kita berpijak tetap sama.
Kerendahan hati tidak membuat pemimpin kecil, justru meninggikan derajatnya di mata rakyat dan memuliakannya di sisi Allah.
Rasulullah ? mengingatkan, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”
Pemimpin yang rendah hati akan dihormati, bukan ditakuti.

Pengabdian: Esensi dari Kekuasaan

Pemimpin sejati tidak mencari kehormatan, tetapi menabur manfaat.
“Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka,” sabda Rasulullah ?.
Kekuasaan tanpa tanggung jawab hanyalah kehancuran yang ditunda.
Pelayan rakyat sejati adalah mereka yang meletakkan kepentingan umat di atas kepentingan diri sendiri, yang bekerja dalam senyap tapi hasilnya dirasakan oleh semua.

Akhir Sebagai Peringatan

Wahai para pemimpin, ingatlah: jabatan adalah amanah, kekuasaan adalah ujian, dan rakyat adalah titipan.
Tegakkan keadilan, pelihara integritas, dan hindari kesombongan.
Perbanyak istighfar, karena negeri akan makmur bila pemimpinnya takut kepada Tuhan, bukan kepada kehilangan kekuasaan.***

#Muliyas Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang